MEDIA BELAJAR SOSIOLOGI

Media berbagi pengetahuan

Saturday, 26 March 2011

 

RSBI Hilangkan Nasionalisme Siswa

Usaha pemerintah membentuk rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI) di sekolah-sekolah negeri dikritik keras dalam sarasehan nasional di Universitas Negeri Malang (UNM) di Malang, Jawa Timur, Rabu (21/7/2010). Beberapa pembicara mengungkapkan, konsep RSBI malah jadi salah satu penyebab siswa tak lagi lekat dengan nilai-nilai Pancasila.

'Tak masalah kalau pakai bahasa Inggris di sekolah, tetapi jangan adopsi kurikulum luar. Akibatnya, ajaran Pancasila lama-lama hilang.'
-- Sri Edi Swasono

Salah satu penyebab tersebut diungkapkan oleh ekonom Sri Edi Swasono. Tidak masalah kalau kita mau pakai bahasa Inggris di sekolah, tetapi jangan adopsi kurikulum luar untuk sekolah kita. Akibatnya, ajaran Pancasila lama-lama hilang, tutur Edi.

Edi sangat menyayangkan pembelajaran di Tanah Air berkiblat ke Barat. Padahal, seharusnya lebih mengedepankan potensi negara dalam kurikulum nasional.

Coba, kita punya laut, mengapa oseanografi tidak diajarkan. Kita punya hutan, kenapa ilmu kehutanan tidak jadi pembelajaran, ujarnya mengkritik.

Rektor Universitas Wisnuwardhana Suko Wiyono pun menganggap konsep RSBI tidak efektif. RSBI hanya mengubah cara menyampaikan pelajaran dengan bahasa Inggris. Yang menyedihkan, kemampuan bahasa Inggris guru tidak lebih baik dari siswanya, kata Suko
 
 
 

HAISOBAT, Situs Belajar Interaktif Untuk Anak

PT Telkomsel baru saja menghadirkan website belajar interaktif terbaru bertajuk Haisobat.com yang merupakan media komunikasi berbasis Web untuk para pelajar dan anak muda.

Di dalam website tersebut, Telkomsel menyediakan menu yang dapat dimanfaatkan oleh anak muda untuk menambah wawasan maupun pengetahuan akademik.

"Website ini dibuat untuk memberi ruang bagi para siswa maupun guru untuk saling bertukar informasi tentang aktivitas masing-masing sekolah yang tergabung di Telkomsel School Community," kata Venusiana Papasi, Vice President Area Jabodatebek Jabar Telkomsel, di Jakarta, Sabtu 29 Januari 2011.

Di sisi konten akademik, Haisobat.com sementara ini menyediakan menu pembelajaran matematika yang meliputi Aljabar dan Trigonometri, yang mana keduanya dijabarkan dengan metode yang sangat sederhana dan menarik.

"Di sini para siswa dapat belajar interaktif tentang cara cepat mengerjakan soal beserta tips dan trik tertentu," ujar Venusiana. "Nantinya, kami akan mengembangkan konten ini ke disiplin ilmu lain seperti fisika, dan sebagainya. Sejauh ini baru tersedia matematika karena dianggap sebagai mata pelajaran inti yang bermanfaat untuk mengasah logika anak."

Venus juga mengatakan, kehadiran portal ini diharapkan dapat membantu para pelajar atau siswa yang merasa kurang mampu untuk mengikuti kursus lantaran biaya yang mahal.

"Mereka (para siswa) tidak perlu membeli buku pelajaran tambahan karena selain mahal ia juga gampang tercecer. Kini semua konten ada di Internet. Lengkap dengan soal-soal dan cara mengerjakannya. Nanti akan kami buatkan portal versi mobile supaya siswa lebih mudah mengaksesnya melalui ponsel," jelas dia.

Selain menu-menu pelajaran, Venus menjelaskan, Haisobat.com juga dilengkapi dengan menu-menu ringan sesuai minat para siswa, seperti fashion, musik, foto, video, blog, hingga programming. "80 persen konten di dalamnya adalah seputar akademik, sisanya adalah menu penunjang seperti minat," paparnya.

"Target segmennya adalah anggota komunitas Telkomsel School Community yang meliputi seluruh komunitas pelajar pengguna layanan Telkomsel. Karena ke depan, segmen komunitas akan menjadi segmen paling loyal ketimbang pelanggan biasa," tandas Venusiana
 
 
Page 1 of 1. Total : 2 Posts.